Tag
2026, balik nama motor, bersepeda, eSAF, harga motor Vario, harga sepeda motor, Honda Vario 125 ISS, kelebihan beli cash, keunggulan rangka tubular pada sepeda motor, pengalaman beli sepeda motor, perbandingan beli secara cash dan cicilan
Hari Minggu kemarin menjadi pengalaman baru bagi kami membeli sepeda motor baru di dealer resmi AHASS Honda Gedongkuning yang juga melayani service rutin. Dulu, puluhan tahun lalu pernah ikut bapak beli Honda GL Pro di dealer resmi AHASS di Jatim. Ketemu langsung di lokasi dengan staf Honda – mas Danu tanpa janjian terlebih dahulu.


Langsung kami utarakan niat untuk membeli motor Honda Vario 125 ISS secara tunai. Kami pilih Honda karena itu motor paling laku di Jogja. Selain itu kemarin waktu jual motor Suzuki Shogun 125 FL, pembeli/pedagang menyarankan beli Honda Vario 125. Dengan pertimbangan itu makin bulat tekad memilih Vario. Ada 3 macam Vario 125 cc, yaitu CBS (paling murah), ISS (tengah, menggunakan keyless), dan street. Ada juga Vario 160 cc, yang secara ukuran lebih besar, namun menggunakan rangka eSAF yang pernah bermasalah patah. Sedangkan Vario 125 cc ini pakai rangka tubular.
Kelebihan dan kekurangan rangka tubular ini antara lain :
Kelebihan:
Lebih kokoh & “terbukti lama”
Desain ini sudah dipakai Honda puluhan tahun.
Lebih toleran terhadap jalan rusak, beban, dan pemakaian kasar.
Lebih mudah diperbaiki
Kalau penyok atau bengkok, banyak bengkel bisa menangani.
Biaya perbaikan relatif lebih terjangkau.
Lebih minim drama karat/retak sambungan
Karena konstruksinya simpel dan bukan lembaran press.
Cocok untuk pemakaian harian di Indonesia
Apalagi kalau sering lewat jalan jelek, polisi tidur tinggi, atau bawa barang.
Kekurangan:
Bobot sedikit lebih berat dibanding eSAF.
Secara tampilan teknologi, tidak “se-modern” eSAF.
Di Yogyakarta harga on the road (termasuk STNK, BPKB, plat nomor) Vario 125 saat ini yang tipe CBS Rp 25,08 juta, CBS ISS full asesoris Rp 26,88 juta, Street 27,31 juta. Untuk tipe yang saya pilih CBS ISS jika dibayar tunai (transfer) dapat diskon 880 ribu, menjadi Rp 26 juta saja, sedangkan apabila dicicil pakai uang muka Rp 3,1 juta cicilan bulanannya Rp 1,092 juta x 47 bulan (4 tahun) sehingga total yang dibayar selama 4 tahun adalah Rp 54,424 juta (209%) dibanding jika dibayar tunai (scan brosur di bawah).
Hari Minggu itu kami coba motor Vario 125 yang baru datang dari pengiriman, ternyata pas buat kami berdua. Kami booking dulu dengan menunjukkan KTP untuk difoto mas Danu dan dimasukkan ke sistem booking. Besoknya motor beserta dokumen sementaranya bisa diambil setelah pembayaran.
Esoknya hari Senin sore pukul 15.30, istri dikabari kalau motor sudah siap diambil. Motor sudah terparkir di depan dealer. Kami urus dulu pembayaran (bisa tunai atau transfer ke rekening Astra di Bank Permata atau BCA) berikut surat jalannya & dapat plat sementara. Bonus helm, jaket parasit 2 pcs, gantungan kunci, spion cadangan, remote motor dan remote cadangannya. Motor ini canggih, karena tidak bisa diaktifkan tanpa remote, untuk keamanan dari resiko kecurian. Gratis servis dan ganti oli 4 kali. Setelah urusan beres dan berterimakasih ke mas Danu yang sudah mengurus semuanya, motor saya bawa pulang. Istri pulang naik mobil. Kesan pertama menaiki motor Vario 125 ini adalah motor yang mantap dipegang dan bertenaga. Alhamdulillah, mudah-mudahan bermanfaat. Aamiin.
