Tips Jalan-jalan Ke Hongkong, Macau, Dan Shenzen

Informasi lengkap jalan-jalan (visa, tiket, penginapan, makan, transportasi lokal, itinerary) di Hongkong, Macau, dan Shenzen ada di :

https://asambackpacker01.wordpress.com/category/hongkong/

Hongkong @agoda.com

Observasi saya lakukan cukup matang, sejak awal tahun untuk keberangkatan akhir tahun. Saya menggunakan laman pencarian  tiket murah , untuk memilih tiket termurah sepanjang tahun. Saya menemukan tiket yang cukup murah, yaitu 1,5 juta Rupiah, bolak balik Jakarta Hongkong dengan transit di Singapura. Setelah tiket di tangan saya observasi lokasi pilihan yang bisa saya kunjungi yang banyak orang Indonesia. Keesokan hari, saya menemui atasan di kantor mau ambil cuti 10 bulan lagi, dan Alhamdulillah langsung disetujui.

Sepuluh bulan kemudian kami berangkat ke Hongkong. Di Hongkong terasa sekali bahwa wilayah ini sudah maju terlebih dahulu dibandingkan kota lain. Terlihat apartemen yang sudah tua, keramik yang sudah tua, bangunan tinggi lama yang berpadu dengan gedung baru. Semua terlihat harmonis. Bus kota yang kami naiki dari bandara juga sudah kelihatan tua. Film Hongkong yang beredar di Internet maupun di VCD, bisa menggambarkan situasi Hongkong. https://asambackpacker01.wordpress.com/2017/08/09/bertemu-orang-indonesia-di-hongkong/

https://asambackpacker01.wordpress.com/category/macau/

Macau @timeout.com

Kami mulai aktivitas agak siang dan sekitar jam 8 pagi keluar hotel menuju taman Kowloon yang terhubung dengan Central Mall yang di lantai bawahnya ada Hongkong China Ferry terminal dimana semua ferry dari Kowloon yang menuju ke Makau dan Shenzen berangkat dan datang di sini. Terminalnya megah dan terang benderang. Kami pilih Turbojet jam 9.30. Berhubung masih terkejar untuk naik yang berangkat jam 9 kami ikut antrian waiting list. 15 menit sebelum jam berangkat, tiket kami dicoret dan diubah ke jam 9, sekalian ditempel nomor kursi. Setelah itu masuk imigrasi dengan menyerahkan form departure yang satu paket dengan form arrival waktu kedatangan kemarin.

Tepat jam 9 ferry meluncur ke arah Makau, pemandangan gedung tinggi disusul gunung dan pulau kosong terlihat samar oleh kabut yang tak kunjung bersih dari langit Hongkong. Meski kelas ekonomi, kursinya besar seperti kelas eksekutif pesawat, ada hiburan TV serta majalah. Untuk kelas diatasnya ada bonus makan minum dan berada di lantai atas. Kursi bisa diubah-ubah seperti kelas bisnis dan eksekutif di kereta api. Sejam kemudian kami sudah sampai di outer terminal Makau, dengan pemandangan jembatan persabatan Makau. Imigrasi hampir sama dengan Hongkong, kami Cuma dikasih secarik kertas izin masuk. Di pintu masuk Makau banyak agen perjalanan menawarkan transportasi dan akomodasi. Abaikan saja jika tidak ada rencana memakai jasa mereka, karena diluar terowongan ada sederet bus milik kasino yang menjemput gratis menuju kasino mereka, dan biasanya lokasi wisata Makau berdekatan dengan kasino. Sebenarnya kami ingin mengunjungi area peninggalan Portugis di Pulau Makau dengan bus milik Lisboa Casino warna hijau. Berhubung parkirnya jauh, kami naik saja minibus Dream City warna coklat dan berada di Cotai. Untuk menuju Dream City, kami melalui sirkuit formula Makau dan jembatan persahabatan, lalu universitas teknologi Makau, tepat di sebelahnya ada Dream City. https://asambackpacker01.wordpress.com/2013/11/05/cuti-2013-3-the-venetian-macau-lezatnya-dimsum-masjid-ammar-wanchai-dan-gemerlap-hongkong-the-peak/

https://asambackpacker01.wordpress.com/category/shenzen/

Shenzen @kayak.com

Rencana jalan-jalan hari ini adalah ke Shenzen untuk ke Windows of World dan shopping di Dongmen yang kabarnya murah karena dekat pabriknya. Jam 9.30 kami sudah siap untuk naik kereta dari stasiun East Tsim Sha Tsui menuju Stasiun MTR Hung Hom. Dari sini lanjut lagi naik MTR/KCR jurusan Lo Wu. Total perjalanan ditempuh dalam waktu 1 jam sehingga sampai di Lo Wu sudah jam 10.30. Kami tukar dulu USD200 dan MOP 120 sisa dari Makau kemarin. Nilai tukarnya lumayan, USD ditukar senilai 1199 dan MOP senilai HKD 66. Dari sini masuk ke imigrasi Hongkong menyerahkan form departure, lalu jalan lagi masuk wilayah Cina daratan melalui jembatan dan sampailah di imigrasi China. Untuk warga Indonesia dan beberapa negara barat bisa mengajukan visa kunjungan yang berlaku 5 hari, lokasinya di lantai 2. Dengan melalui 5 tahap, ambil nomor antrian dari mesin, isi formulir, setor paspor dan formulir yang sudah diisi, lalu ke counter pembayaran dan terakhir pengambilan paspor yang sudah ditempel visa China. Karena sepi, hanya perlu 15 menit untuk menyelesaikan semua proses ini. Ongkosnya CNY168 (Rp 300 ribu).https://asambackpacker01.wordpress.com/2013/11/09/cuti-2013-4-shenzen-causeway-bay-dan-ladies-market/