Tag

, , , ,

Kereta bandara Yogyakarta (YIA) resmi dapat digunakan untuk umum mulai Jumat, 17 September 2021 dengan 8 jadwal keberangkatan, masing-masing 4x dari stasiun Tugu Yogyakarta, dan 4x dari stasiun bandara YIA. Lama perjalanan 39 menit. Tarif promosi bulan September 2021 untuk rute Yogya-YIA adalah Rp 20.000 (diskon 50%) dan rute Yogya-Wates/Wates-YIA Rp 10.000. Pembelian dapat dilakukan di aplikasi KAI Access dengan pembayaran menggunakan LinkAja ataupun QR code, bisa juga melalui loket dan mesin tiket.

Berikut jadwal Perjalanan KA Bandara YIA mulai 1 September 2021:

1. KA 7053 ; Yogyakarta 05.00 – YIA 05.39

2. KA 7057 ; Yogyakarta 07.20 – YIA 07.59

3. KA 7060 ; YIA 10.25 – Yogyakarta 10.04

4. KA 7063 ; Yogyakarta 10.19 – YIA 10.58

5. KA 6066 ; YIA 11.57 – Yogyakarta 12.36

6. KA 7071 ; Yogyakarta 14.02 – YIA 14.41

7. KA 7072 ; YIA 14.55 – Yogyakarta 15.34

8. KA 7076 ; YIA 16.49 – Yogyakarta 17.28

Letak ruang tunggu untuk kereta bandara di terminal Tugu Yogyakarta adalah paling dekat dengan jalan Pasar Kembang. Ketika masuk akan diperiksa kelengkapan vaksin penumpang (minimal vaksinasi 1) dan KTP, serta tiket pembelian. Bila sudah membeli lewat aplikasi KAI Access, tinggal scan di pintu/gate elektronik saja. Mudah sekali. Ruang tunggu kereta bandara saat ini agak kecil,terlihat beberapa penumpang terpaksa lesehan di lantai. Ada beberapa steker/colokan listrik untuk penumpang. Tersedia toilet bersih. Ada tanda larangan merokok di ruangan.

Kami naik kereta yang berangkat jam 10.19 WIB. Jam 10.05 kereta sudah tersedia, setelah menurunkan penumpang yang baru tiba dari Wates dan bandara YIA. Waktunya hampir bersamaan dengan kereta rel listrik/KRL jurusan Solo Balapan, beda jalur saja. Kereta masih baru, sejuk dan bersih. Ada rak untuk koper. Ada pula 2 steker/colokan listrik di tiap 4 kursi. Karena masih pandemi Covid 19, 4 kursi berhadapan hanya untuk 2 orang penumpang saja. Pemandangan sepanjang jalan adalah sawah dan kampung. Sinyal internet Telkomsel di rute ini timbul tenggelam, kadang ada, kadang hilang, meski belum jauh dari kota Yogyakarta.

Jam 10.58 tepat kereta tiba di bandara YIA. Perjalanan ini 2x lebih cepat daripada kalau naik mobil/bus yang melalui jalan raya yang menempuh jarak 46 km dari kota Yogyakarta. Ketika memasuki kawasan bandara, terasa kemegahannya, bisa langsung masuk tanpa pengecekan tiket di kawasan stasiun bandara yang cukup keren. Dari situ langsung terhubung dengan lantai Mezanin Bandara YIA. Kalau waktu terbatas bisa sejam saja di bandara ini, lalu balik naik kereta ke Wates/Kota Yogyakarta jam 11.57. Berhubung memang niat jalan-jalan di bandara YIA, kami ambil tiket balik yang jam 14.55, alias 4 jam kami berada di bandara YIA. (ada di tulisan berikutnya).

Jam 14.00 setelah salat Dzuhur dan istirahat di masjid bandara (Al Akbar), kami jalan lagi menuju stasiun bandara melalui lantai 1, bersantai di sana, lalu naik eskalator ke mezanin dan ke arah stasiun bandara. Di sini tampaknya makin siang makin ramai pengunjung. Banyak spot foto bertema jalan Maliboro dan tempat UMKM berjualan (makanan dan pakaian). Bahkan taksi gelap pun nekat menawarkan jasanya di sini “saya antar sampai rumah mas, ga perlu ganti angkutan” begitu bujukannya ketika kami melangkah ke stasiun bandara.

Saya beli tiket di aplikasi KAI Access dan bayar pakai LinkAja. Tidak perlu cetak tiket, cukup scan barcode di gate/pintu gerbang. Semua tertib antri. Dan kelihatannya kereta penuh sesuai kuota penumpang (50% selama PPKM). Kereta berangkat tepat pukul 14.55 Tampak gedung-gedung tinggi yang sedang dibangun di sebelah kiri, kabarnya kawasan bandara akan dibangun pusat bisnis smart city dan di utaranya tampak pemandangan pegunungan Menoreh. Terlihat indah. Mungkin lebih indah lagi saat sunset. Pukul 15.34 tepat sampai di stasiun Tugu Yogyakarta. Tempat keluarnya di pintu paling barat dan dikerumuni oleh tukang becak dan taksi. Kami lanjut jalan kaki ke Malioboro untuk naik bus dari halte di sana, sepanjang 500 m jalan banyak pemandangan menarik untuk dilihat. Naik TransJogja bisa menjadi pilihan transportasi yang hemat dan nyaman (tapi agak lama karena berhenti tiap halte). Sampai rumah, 5 km dari jalan Malioboro hanya bayar Rp 1.745 pakai BRIZZI, dibanding bayar taksi online saat berangkat tadi pagi (karena waktu mepet) yang Rp 28.000.

Menyenangkan jalan-jalan ke bandara YIA menggunakan kereta bandara pada hari Minggu, 19 September 2021 ini