Tag

, , , , , , , , , , , , , ,

Kedua kalinya kami keliling Yogyakarta menggunakan TransJogja. Pertama kali menggunakan nya sekitar tahun 2008 waktu waktu awal launching. Tadinya saya kira bus nya akan rusak dan tidak terawat seperti di kota lain, ternyata perkiraan saya salah, meski bus lama, di dalam bus terasa dingin berkat AC yang masih terawat. Nyaman sekali.

Saya naik dari halte Gembiraloka. Bayar pakai EMoney, tapi alat readernya tidak tersedia. Oleh petugas tiket, diminta bayar di bus. Naik bus 1 B turun di stasiun Tugu Yogya. Ongkosnya Rp 2.700 menggunakan ewallet (EMoney, Flazz, Tapcash, BRIZZI), LinkAja dan Gopay. Kalau tunai bayar Rp 3.500. Bulan Agustus ini kalau pakai BRIZZI hanya bayar Rp 76 , sedangkan September bayar Rp 1.745. Murah ya. Tadi hampir tidak bayar karena kondektur tak kunjung menanyakan karcis, atas inisiatif sendiri saya sodorkan EMoney untuk dipotong sesuai tarif. Jangan lupa bayar ya.

Kami sempat kebablasan turun di halte setelah stasiun Tugu. Di gang depan Koramil Gedongtengen ada mural keren. Saya sempat foto di sana. Lalu jalan sampai pintu selatan stasiun. Dekat situ ada bangunan keren yaitu Selasar Malioboro. Paling Utara adalah Shower&Locker (cocok buat yang transit di Yogyakarta) yang sedang promo, kemudian Indomaret point yang launching hari ini, deretan kafe, toilet, mushola (sholat Dzuhur di sini), dan angkringan Jogja (ada Kopi Jos lek Man yang terkenal itu, tapi siang hari tidak buka). Paling selatan adalah Kafe Loko.

Dari sini sudah langsung ke arah jalan Malioboro yang happening. Karena sudah lapar dan haus, saya mampir ke Indomaret point Malioboro. Jualannya cukup lengkap dan banyak promo. Beli Nasi + ayam goreng Yummy Rp 11.000, 3 siomay jamur Rp 10.000, Le Minerale 600 ml Rp 5.000, Mister Donuts Rp 5.000. Karena ada PPKM mereka tidak menyediakan meja kursi, kami makan di kursi trotoar Malioboro. Cukup asyik, sambil lihat turis lalu lalang. Nikmat, nasi sepertinya dikukus bukan nasi magic jar, ayamnya juga masih hangat, mungkin karena baru dibikin pas makan siang.

mister donuts dimakan di rumah ditemani kopi cappucino dan cake roti tawar

Puas makan minum, lanjut jalan kaki ke halte Ahmad Yani (di jalan Malioboro ada 3 halte, halte Ahmad Yani ada di paling selatan) yang ada di depan benteng Vredeburg yang sedang direnovasi, melewati Malioboro mall, pasar Beringharjo dan Gedung Agung (istana presiden) Yogyakarta. Banyak orang jual kaos souvenir Rp 100.000 dapat 6 lembar. Murah sekali. Di halte ini ada reader EMoney. Saldo dipotong Rp 2.700. Saya naik bus rute 2 A yang melewati Taman Pintar, Jogjatronik, Pojok Beteng Selatan, XT Square, RS Hidayatullah, Kotagede, BPJS Ketenagakerjaan, dan kami turun di halte Gedong kuning. Lalu jalan kaki ke rumah.

Menyenangkan sekali keliling Yogyakarta naik Bus TransJogja. Hemat, nyaman dan berkesan.