Tag

, , , , , , , ,

OVO dan Prudential mengadakan asuransi Covid-19 dan jiwa gratis buat pemakai aplikasi OVO. Bisa diisi di aplikasi OVO. Promo berlangsung hingga 30 September 2020.

promo OVO-Prudential
data yang harus diisi

Syarat Ketentuan:

1. Program ini diperuntukkan bagi Nasabah Tertanggung tanpa pembayaran premi (Free Personal Accident) dari PULSE dan OVO.

2. Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1.000.000/hari tanpa tambahan Premi jika Anda terdiagnosis positif COVID-19 dan menjalani rawat inap untuk perawatan COVID-19 di rumah sakit, dengan tanggal awal perawatan mulai tanggal 1-30 September 2020 selama maksimal 30 hari rawat inap

Manfaat ini berlaku hingga total seluruh Santunan Tunai Tambahan sejumlah Rp20 miliar yang akan dibayarkan berdasarkan klaim lengkap yang lebih dulu diajukan ke Prudential sejak program ini dijalankan dari 28 Januari 2020.

Berlaku 1 kali bagi Nasabah menjalani rawat inap di rumah sakit

Manfaat Santunan Tambahan tidak dapat diberikan kepada Nasabah Tertanggung dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya (pre-existing conditions), yaitu:Pernah kontak langsung dengan siapapun yang menjalani karantina dan atau didiagnosis positif infeksi COVID-19Pernah disarankan dan atau menjalani karantina karena adanya paparan terhadap COVID-19Pernah disarankan dan atau melakukan dan menunggu hasil tes COVID-19Pernah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19Pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau di dalam negeri yang merupakan daerah dengan angka kejadian infeksi COVID-19 yang cukup tinggi

Klaim harus dilakukan maksimal 30 hari dari hari terakhir perawatan di rumah sakit.

Klaim dapat dilakukan melalui email ke customer.idn@prudential.co.id dengan subyek email: Santunan Tunai Tambahan COVID-19 [Nama sesuai KTP] – [No Sertifikat Free Personal Accident]Contoh: Santunan Tunai Tambahan COVID-19 [Budi Andoko] [30163074xxxx]– Mengisi Formulir Klaim Rawat Inap, yang dapat diunduh di https://www.prudential.co.id/export/sites/prudential-id/.galleries/PDF/Form_Klaim_Manfaat_Rawat_Inap.pdf atau di :

Menyiapkan dokumen-dokumen pendukung yaitu: 1. Surat diagnosis positif terinfeksi COVID-19 atau Resume Medis dari rumah sakit. 2. Kwitansi asli atau fotokopi kwitansi yang telah dilegalisir sehubungan dengan rawat inap dari rumah sakit. 3. Hasil pemeriksaan penunjang berupa hasil serologi yang menyatakan positif COVID-19.

Polis Asuransi Jiwa

SERTIFIKAT ASURANSI FREE PERSONAL ACCIDENT DEATH

Syarat & Ketentuan Perlindungan Jiwa Kecelakaan Free Personal Accident Death

1. Berlakunya KepesertaanYang berhak diikutsertakan untuk menjadi Peserta dalam Polis Induk ini apabila pada Tanggal Awal Masa Kepesertaan, Peserta berusia antara 17 (tujuh belas) tahun sampai dengan 60 (enam puluh) tahun (ulang tahun berikut).

2. Manfaat Asuransi

2.1. Apabila Peserta meninggal sebelum berusia 61 (enam puluh satu) tahun sebagai akibat langsung dari serta semata-mata karena Kecelakaan yang terjadi dalam tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak tanggal Kecelakaan, dan baik Kecelakaan maupun meninggalnya Peserta terjadi di dalam Masa Kepesertaan, Penanggung akan membayarkan Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri sebesar 100% (seratus persen) Uang Pertanggungan Asuransi Kecelakaan Diri.

2.2. Jumlah Manfaat Asuransi yang di per tang-gungkan di bawah Polis Induk Asuransi Jiwa Kumpulan ini untuk setiap Peserta adalah sebesar Uang Pertanggungan sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Polis.

2.3. Jumlah keseluruhan Manfaat Asuransi untuk produk yang sejenis yang diper-tanggungkan di bawah seluruh Polis Induk Asuransi Jiwa yang dimiliki oleh Peserta yang diterbitkan oleh Penanggung tidak melebihi Rp 30.000.000 (tiga puluh juta Rupiah).

3. KlaimPengajuan klaim adalah sah apabila syarat-syarat sebagaimana disebutkan di bawah ini telah dipenuhi seluruhnya dan Penanggung mempunyai hak untuk menolak klaim yang diajukan atau menolak untuk membayar Manfaat Asuransi apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi.

3.1. Pengajuan permohonan pembayaran Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri harus disertai dengan dokumen-dokumen sebagaimana tercantum di bawah ini:

3.1.1. Sertifikat Asuransi (asli);

3.1.2. Formulir Klaim Meninggal Dunia Karena Kecelakaan yang telah diisi dengan benar dan lengkap (asli);

3.1.3. Surat Keterangan Dokter untuk klaim Kecelakaan (asli);

3.1.4. Catatan medis/resume medis Peserta apabila diminta oleh Penanggung (asli);3.1.5. Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi;

3.1.6. Surat Berita Acara Kepolisian apabila Kecelakaan tersebut melibatkan pihak Kepolisian (asli); dan

3.1.7. Dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu sewaktu-waktu oleh Penanggung.

3.2. Dokumen-dokumen sebagaimana tercantum di atas harus dibuat dalam atau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Apabila dilakukan penerjemahan tersebut harus dilakukan oleh penerjemah di bawah sumpah.

3.3. Pemberitahuan tentang meninggalnya Peserta karena Kecelakaan harus diberitahukan kepada Penanggung dalam waktu 60 (enam puluh) hari sejak tanggal meninggalnya Peserta.

3.4. Pengajuan klaim beserta dokumen-dokumen sebagai-mana tercantum di dalam butir 3.1 di atas, harus diserah-kan kepada Penanggung dalam waktu 3 (tiga) bulan setelah pemberitahuan tentang meninggalnya Peserta.

3.5. Peserta wajib diperiksa oleh Dokter yang ditunjuk oleh Penanggung, bilamana menurut hemat Penanggung hal itu diperlukan.

3.6. Segala biaya yang timbul berkaitan dengan permohonan/klaim atas pembayaran Manfaat Asuransi harus ditanggung dan wajib dibayar oleh Penerima Manfaat.

3.7. Pengajuan klaim adalah sah apabila syarat-syarat sebagaimana disebutkan dalam butir 3.1 sampai dengan 3.6 telah dipenuhi seluruhnya dan Penanggung mempunyai hak untuk menolak klaim yang diajukan atau menolak untuk membayar Manfaat Asuransi apabila syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi.

4. Pengecualian

Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri tidak berlaku untuk meninggalnya Peserta yang disebabkan oleh hal-hal sebagaimana tercantum di bawah ini:

4.1. perang, invasi, tindakan bermusuhan dari tentara asing (baik dinyatakan maupun tidak), perang saudara, pem-berontakan, revolusi, perlawanan ter-hadap pemerintah, perebutan ke kuasa an oleh militer, ikut serta dalam huru hara, pemogokan dan kerusuhan sipil;

4.2. tindak kejahatan atau percobaan tindak kejahatan oleh pihak yang ber kepentingan atas Polis Induk Asuransi Jiwa Kumpulan;

4.3. tindak kejahatan atau percobaan tindak kejahatan atau pelanggaran hukum atau percobaan pelanggaran hukum yang di-lakukan oleh Peserta atau perlawanan yang dilakukan oleh Peserta pada saat terjadinya penahanan atas diri seseorang (termasuk Peserta) yang dijalankan oleh pihak yang berwenang;

4.4. bunuh diri, percobaan bunuh diri atau pen cederaan diri oleh Peserta baik yang di lakukannya dalam keadaan sadar/waras ataupun dalam keadaan tidak sadar/tidak waras;

4.5. keterlibatan dalam suatu perkelahian bukan untuk membela diri;

4.6. hukuman mati berdasarkan putusan badan peradilan;

4.7. penggunaan mesin penggergajian kayu jenis apapun yang bertenaga listrik besar, kecuali peralatan portabel yang digunakan dengan tangan dan semata-mata untuk keperluan pribadi serta tidak mendapatkan imbalan;

4.8. Peserta turut dalam suatu penerbangan udara selain sebagai penumpang resmi atau awak pesawat dari maskapai penerbangan sipil komersial yang berlisensi dan beroperasi dalam penerbangan rutin;

4.9. Peserta turut serta dalam kegiatan atau olahraga yang berbahaya seperti bungee jumping, menyelam, balapan jenis apapun, olahraga udara termasuk, gantole, balon udara, terjun payung dan sky diving, atau kegiatan maupun olahraga berbahaya lainnya kecuali telah disetujui sebelumnya secara tertulis;

4.10. Peserta di bawah pengaruh atau terlibat di dalam penyalahgunaan narkotika, psikotropika, alkohol, racun, gas atau bahan-bahan sejenis, atau obat-obatan oleh Peserta, (kecuali apabila zat-zat tersebut digunakan sebagai obat berdasarkan resep yang dikeluarkan oleh Dokter); atau

4.11. Peserta berada dalam penugasan pada dinas militer atau kepolisian.

5. Berakhirnya KepesertaanKepesertaan Peserta berakhir secara otomatis, apabila:

5.1. Telah melewati Tanggal Berakhirnya Masa Kepesertaan sebagaimana yang tercantum dalam Sertifikat Asuransi; atau

5.2. Pada waktu Peserta meninggal dunia (sebagaimana diatur di dalam Ketentuan Khusus Polis Induk Asuransi Jiwa Kumpulan) tergantung peristiwa mana yang terjadi lebih dahulu.

SERTIFIKAT ASURANSI INI TELAH DISESUAIKAN DENGAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TERMASUK KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN