Tag

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Pengalaman menginap di hotel Red Planet Solo (dulu Tune Solo) ini adalah pengalaman pertama saya. Sebelumnya pernah di Red Planet (Tune) Pasar Baru Jakarta, Tune Downtown KL, Tune Danga Bay Johor, Tune Penang, Tune Kuta Bali, dan Tune KLIA2. Tune dan Red Planet adalah dulunya sama-sama hotel Tune, dengan layanan yang sama hingga sekarang.

Pencarian hotel dimulai sebulan sebelum ke Solo. Kami pilih hotel ini karena di tengah kota, dan pengalaman yang baik dengan layanan dan fasilitas standar yang kami butuhkan. Saya pesan di Agoda paket kamar plus sarapan Rp 213 ribu. Sedangkan yang tanpa sarapan Rp 176 ribu. Harga ini termurah jika dibandingkan memesan di Traveloka maupun memesan di https://www.redplanethotels.com/loyalty sebagai membership.

Kami tiba di hotel pukul 18.00 hari Minggu. Parkir mobil di depan hotel sisa 3 slot, sedangkan motor masih banyak. Kalau penuh saat weekend mungkin akan parkir di sepanjang jalan samping hotel. Karena hotel budget, tidak ada bantuan angkat koper/bawaan. Check in mudah, cukup sebutkan nama, booking lewat apa, serahkan identitas (KTP/paspor/SIM). Mbak petugas yang melayani kami peramah dan segera memberikan kartu kunci dalam wadah kertas berisi user name (no kamar) dan password (nama belakang pemesan) WIFI. Dikasih tahu untuk sarapan besok mulai pukul 06.30 di Dante cafe yang ada di sebelah

Kami dapat kamar 612, yang bisa diakses dengan lift. Interior serba merah meriah di dalam hotel ini. Di lobi ada tempat duduk, komputer internet, tempat foto selfie dengan pigura hotel dan display souvenir serta makanan minuman yang dijual. Kamar 612 ada di sebelah kiri lift. Fasilitasnya lengkap seperti Tune/Red Planet lain seperti : kasur kingkoil, AC, TV kabel 36 saluran, brankas/safety deposit box, shower, toilet. Kiri kanan kasur cukup untuk tempat sholat. Cukup lah buat menginap semalam. Hanya sayang AC nya bocor, terpaksa kami pakai tempat sampah untuk menampung tetesan air. Kalau mau pindah kamar juga bisa. Nyaman sekali kasurnya. Sebelum tidur kami jalan-jalan dulu ke Galabo naik Grab. Balik hotel bisa langsung tidur dengan lelap.

Esok pagi pukul 08.30 kami sarapan di Dante Cafe. Sarapan model prasmanan. Tersedia masakan ala Jawa Tengah, roti dengan selai, semangka, kopi bubuk, teh. Sederhana namun nikmat karena masakannya otentik. Setelah sarapan kami nikmati fasilitas yang tersedia. Pukul 12.00 tepat kami check out dengan menyerahkan kartu. Selanjutnya kami makan siang di kafe Tiga Tjeret yang terkenal itu.

Oh ya, Red Planet juga ada aplikasi di App Store dan Google Play yang berfungsi untuk chat dengan front desk, in house phone antar kamar, info wisata lokal dan layanan Grab. Selain itu bisa pesan makanan dan minuman di Dante Cafe yang satu bangunan dengan hotel ini. Pengalaman sarapan, rasa masakannya enak, khas Jawa.

Recommended untuk menginap semalam di Solo. Kalau kami, mungkin akan coba hotel lain di Solo yang secara rata-rata lebih murah daripada hotel sejenis di Yogyakarta.