Tag

, , , , , , , , , , , , ,

Ini adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh Institute for Urban Strategies The Mori Memorial Foundation yang diterbitkan pada Oktober 2016.

Yang diteliti ada 42 kota terkemuka di dunia ditinjau daya magnet yang menarik orang kreatif dan pebisnis dari seluruh dunia. Hasil penelitian diterbitkan tiap tahun sejak 2008. Dan tahun 2016, Jakarta dan Johanesburg baru masuk. Kota yang dipilih tidak sembarangan tapi juga merujuk data konsultan terkemuka AT Kearney,  PWC dan World Economic Forum terhadap kota – kota terpenting di dunia.

Ada 6 tolok ukur yang menjadi acuan yaitu :

1. Economy,  terdiri dari market size, attractive Ness,  economic vitality, human capital,  business environment,  ease of doing business.

2. Research and development,  terdiri dari academic resources, research background, research achievement.

3. Cultural interaction,  terdiri dari trendsetting potential, cultural resources,  facilities for visitors, attractiveness for visitors, international interaction.

4. Livability,  terdiri dari Working environment, cost of living, security and safety,  well being,  ease of living

5. Environment,  terdiri dari ecology,  air quality, natural  environment.

6. Accessibility, terdiri dari International transportation network, infrastructure, inner city transportation service,  traffic convenience.

Dan hasilnya,  nomor : 1.London, 2.New York,  3.Tokyo, 4. Paris, 5.Singapore, 6.Seoul, 7.Hongkong, 8.Amsterdam, 9.Berlin, 10.Vienna,……40.Jakarta,41. Cairo,  42 Johanesburg

Gambar grafis dari laporannya sebagai berikut. 


Mungkin jika Jakarta sudah dibenahi,  bisa lebih bagus peringkatnya dibandingkan sekarang. Apakah Anies-Sandi ataukah Ahok-Djarot yang akan terpilih jadi gubernur – wagub DKI Jakarta,  kita tunggu hasilnya Rabu depan.