Tag

, , , ,

PT Kereta Api Indonesia beberapa bulan ini mengganti gerbong kelas bisnis menjadi kelas ekonomi, dengan tarif sama, 80 ribu, Bandung Jakarta dan sebaliknya, namun dengan kualitas gerbong lebih baik.

Seperti biasa, ada toilet, dan colokan listrik. Plus tambahan hiburan KA TV dan tempat minum di tiap kursi. Kabin penyimpanan barang juga seperti di pesawat. Lampu nya juga lebih terang. Kekurangannya adalah jarak antar kursi terasa sempit untuk orang dengan tinggi di atas 175 cm serta kursi fixed/tak bisa dibolak-balik, kursi no 1-10 menghadap searah kereta dari Bandung ke Jakarta, sedangkan kursi no 11-20 berlawanan arah, sehingga orang yang pusing duduk berlawanan arah kereta sebaiknya pilih kursi no 1-10. Di antara kursi no 11-12 di pasang TV untuk informasi dan hiburan. Toiletnya selain model jongkok, kini juga ada yg model duduk. Dibanding kereta api Senandung Sutera Malaysia, kereta di Indonesia jauh lebih baik dan nyaman. Dan saya rasa dari sisi harga jauh lebih worth it naik kereta api Indonesia daripada naik NSW Link di Australia atau JR di Jepang.

Daftar menu & harga makanan minuman KA Argo Parahyangan

Ada TV di antara kursi berhadapan

Kursi kulit imitasi

Tempat minum dan colokan listrik

Kursi sempit

Toilet Argo Parahyangan

Pada hari Kamis,  4 Mei 2017,struk pembelian makan minum sudah dalam bentuk print out. Keren.

Sabtu,  17 Juni 2017

Ternyata Argo Parahyangan jam 7.30 pagi dari Bandung ke Jakarta ada 3 kelas : eksekutif, bisnis,  ekonomi. Gerbong ekonomi nya seperti gerbong ekonomi jaman dulu, dimana formasi 2-3 berhadapan. Sempit, bersih dan wangi. Mungkin karena ekonomi sedang turun,  kelas ini penuh penumpang. Kelas lain longgar. Bisa dilihat saat memesan tiket sehari sebelum keberangkatan. Tarif kelas ekonomi  70 ribu,  sedangkan bisnis 80 ribu,  eksekutif  100 ribu. Kalau mau lebih nyaman dan tersangka sebaiknya naik kelas bisnis.  Selisih 10 ribu,  tapi selisih kenyamanannya  lebih dari itu. Yang jelas duduk kelas bisnis bisa diatur tidak berhadapan.