Tag

, , , , , , , , , ,

Sabtu, Oktober 2016


Pagi pagi kami sarapan dulu dengan mie Yomp, produk baru dari mie presiden. Satu pack seharga 18 ribu berisi mi, bumbu, sambal, sayur kering, pangsit dan daging ayam+jamur. Lumayan enak dan mengenyangkan.

Lalu kami ke bandara jam 10.30 menggunakan Blue Bird yang sudah saya pesan sehari sebelumnya. Ada promo diskon 20 ribu setelah minimal ongkos. Sopir yang membawa kami kelihatannya belum familiar dengan aplikasi baru ini.

Sebelum masuk ke terminal keberangkatan, kami beli bekal dulu di Indomaret yang ada di seberang gedung, beli roti Garmelia dan nasi pecah buat makan siang. Nasi pecah ini semacam nasi jago 7-11. Harganya 10 ribu Rupiah. Pedas, cukup enak dan mengenyangkan.

Kami sudah check in online. Malindo mengijinkan check in 48 jam sebelum keberangkatan. Kita bisa memilih yang kita inginkan dan mengurangi resiko ketinggalan karena antrian check in. Jadi kami tinggal drop bagasi yang sudah buka 3 jam sebelum pesawat berangkat.

Usai drop bagasi kami naik ke ruang tunggu di atas dimana imigrasi baru buka 1,5 jam sebelum jadwal berangkat pesawat. Kalau mau sholat, mampir dulu di mushola dekat imigrasi, biar tidak bolak balik karena di dalam ruang tunggu tidak ada mushola. Ruang tunggu nya sendiri sederhana, tak sebagus ruang tunggu domestik. Hanya ada toko buku Periplus dan pojokan Snack dan minuman dekat tempat main anak-anak. Ada tempat charging di meja komputer dan diujung dekat pintu keberangkatan.

Pesawat terlambat 30 menit dari jadwal, karena cuaca hujan siang itu. Seharusnya kami berangkat pukul 14.20, mundur menjadi 14.50. Pesawat Malindo yang kami naik masih kelihatan baru. Di depan ada kelas bisnis yang kelihatannya lebih nyaman. Kami duduk di deret 9 ekonomi yang lega jarak antar kursinya. Ada audio video, colokan USB dan headset. Awan putih tebal berisi air hujan kami temui 20 menit pertama terbang dan baru kelihatan matahari ketika melewati Pantura Jakarta dimana banyak kapal barang di sana. Setelah itu baru dibagikan headset buat nonton, audio video diaktifkan, dan pembagian Snack dan minuman. Jika biasanya cuma biskuit dan air mineral gelas, kali ini ada roti sosis dan pilihan jus jeruk, Pepsi atau 7 up. Mungkin kompensasi telat 30 menit. Audio video nya ok, responsif. Saya tonton film komedi Spy yang lucu dan menarik. Kalau tak salah dapat skor 8 skala 10 dari kritikus film di rotten tomatoes.

Pukul 17.50 kami mendarat di KLIA yang megah. Sepintas kami lihat seperti Changi. Ini kali kedua kami ke KLIA setelah terakhir 2011 saat transit Malaysia Airlines ke Bangkok. Dari situ kami naik aerotrain menuju terminal utama, dimana ada imigrasi, tempat pengambilan bagasi, dan tempat angkutan berada. Imigrasi panjang namun lancar, pengambilan bagasi cepat, ketika kami usai sholat di surau, bagasi Malindo sudah usai, dan koper kami sudah di lantai (tidak di belt conveyor).

Kami menuju C2 untuk naik bus ke KL Sentral. Nama bus nya airport coach. Harganya 10 Ringgit sekali jalan, 18 Ringgit bolak balik. Jadwalnya tiap 30 menit dari sebelum subuh sampai 12.30 malam. Karena sudah malam, cuma terlihat lampu. Sampai di KL Sentral sudah jam 8.30 malam, artinya sudah tidak ada jadwal KL Hop On Hop Off yang berakhir jam 8 malam. Kami berencana naik moda transportasi ini yang tiketnya sudah saya beli sebulan lalu. Semoga saja masih bisa dipakai buat esok. Saya email ke pengelolanya menanyakan perihal ini. 

Kami makan malam di mall Nu Sentral yang menyambung dari KL Sentral. Makan malam tomyam ayam dan nasi. Totalnya 8,5 Ringgit. Saya rasanya lumayan enak, asam asam gimana gitu, ada irisan seledri besarnya juga. Dari Nu Sentral tersambung ke monorail, kami beli token ke Medan Tuanku seharga 3,6 Ringgit/orang. Dari stasiun ini jalan kaki sekitar 100 meter ke hotel Prescott Medan Tuanku. Wow, kamar hotel keren seperti hotel bintang 4, tapi tarifnya seperti bintang 2. Delapan puluh Ringgit saja. Kamar 401 sudah direnovasi, tahun lalu masih belum. Perlengkapan di kamar selain yang standar seperti pembuat kopi teh, tv kabel, AC Sentral, telepon, ada juga sajadah dan setrika beserta papannya.