Pada suatu ketika, ada malaikat turun ke bumi, menyamar sebagai musafir dan menemui orang yang mengalami kesusahan.

yang pertama dia menemui orang yang kusta yang mengemis di sudut pasar ” Apa yang saudara inginkan ?”tanya malaikat kepada penderita kusta ” saya ingin disembuhkan dari penyakit ini karena tidak ada orang yang sudi mendekatiku dan memandangku rendah” kemudian atas izin Allah penderita kusta ini disembuhkan oleh malaikat. “lalu apa yang engkau inginkan selain kesembuhan ini?” tanya malaikat lagi. “saya ingin unta”, maka diberikanlah unta yang sedang mengandung-hamil besar, seraya malaikat berucap”semoga unta ini beranak pinak dan mencukupi kebutuhanmu dan keluargamu”

kemudian malaikat pergi ke orang botak yang sedang merenung ” Apa yang saudara inginkan ?”tanya malaikat kepada orang botak tersebut ” saya ingin disembuhkan dari kebotakan ini karena orang mengolokku setiap hari, dan saya ingin rambut yang indah” kemudian atas izin Allah orang botak ini disembuhkan kebotakannya oleh malaikat, dan rambutnya tumbuh dengan indah. “lalu apa yang engkau inginkan selain kesembuhan ini?” tanya malaikat lagi. “saya ingin sapi”, maka diberikanlah sapi yang sedang mengandung-hamil besar, seraya malaikat berucap”semoga sapi ini beranak pinak dan mencukupi kebutuhanmu dan keluargamu”

dan yang terakhir malaikat pergi menemui orang buta yang sedang mengemis di pasar ” Apa yang saudara inginkan ?”tanya malaikat kepada orang ” saya ingin disembuhkan dari kebutaan ini, saya ingin melihat kembali keindahan dunia” kemudian atas izin Allah orang buta ini disembuhkan kebutaannya oleh malaikat, “lalu apa yang engkau inginkan selain kesembuhan ini?” tanya malaikat lagi. “saya ingin kambing”, maka diberikanlah kambing yang sedang mengandung-hamil besar, seraya malaikat berucap”semoga kambing ini beranak pinak dan mencukupi kebutuhanmu dan keluargamu”.

Beberapa tahun kemudian malaikat datang lagi menemui manusia yang pernah ditemuinya, dan malaikat menyamar menjadi musafir berpakaian lusuh dan kehabisan bekal.

Pertama ditemuinya orang yang dulu menderita kusta, yang kini sudah kaya raya dan terpandang di daerahnya ” apakah saudara bisa menolong saya memberikan bekal untuk melanjutkan perjalanan saya” pinta malaikat.”saya tidak bisa menolong anda, karena saya punya banyak tanggungan keluarga yang harus saya biayai” jawab mantan penderita kusta. malaikat melanjutkan ” bukankah dulu saudara miskin, menderita kusta dan mengemis di pasar?”,” bukan, kekayaan ini saya dapatkan dari warisan orang tua saya” kata mantan penderita kusta,”baiklah karena saudara berbohong, semoga anda kembali ke kondisi seperti dulu”, tak lama kemudian apa yang dikatakan malaikat terbukti, mantan penderita kusta kembali menderita kusta dan kekayaannya perlahan lenyap.

Berikutnya malaikat menemui orang yang dulu menderita kebotakan, yang kini juga sudah kaya raya dan terpandang di daerahnya ” apakah saudara bisa menolong saya memberikan bekal untuk melanjutkan perjalanan saya” pinta malaikat.”saya tidak bisa menolong anda, karena saya punya banyak tanggungan keluarga yang harus saya biayai” jawab mantan penderita kebotakan. malaikat melanjutkan ” bukankah dulu saudara miskin, menderita kebotakan dan menggerutu tiap hari di pasar?”,” bukan, kekayaan ini saya dapatkan dari warisan orang tua saya” kata mantan penderita kebotakan,”baiklah karena saudara berbohong, semoga anda kembali ke kondisi seperti dulu”, tak lama kemudian apa yang dikatakan malaikat terbukti, mantan penderita kebotakan kembali menderita kebotakan dan kekayaannya perlahan lenyap, kembali seperti semula.

Dan yang terakhir malaikat menemui orang yang dulu menderita kebutaan, yang kini juga sudah kaya raya dan terpandang di daerahnya ” apakah saudara bisa menolong saya memberikan bekal untuk melanjutkan perjalanan saya” pinta malaikat.”saya bisa menolong anda, silakan anda ambil apa yang anda butuhkan” jawab mantan penderita kebutaan. malaikat melanjutkan ” bukankah dulu saudara miskin, menderita kebutaan dan mengemis di pasar?”,” ya, demikian adanya, atas berkat pertolongan Allah melalui seseorang saya sembuh dari kebutaan, dan saya diberi kambing bunting untuk saya pelihara, dan Alhamdulillah kambing tersebut beranak pinak, sebagai rasa syukur saya berjanji akan menolong orang yang membutuhkan pertolongan” kata mantan penderita kebutaan,”baiklah karena saudara jujur dan mau menolong, semoga Allah menjaga anda dan keluarga anda berikut harta benda saudara”, dan sampai akhir hayat mantan penderita kebutaan ini tetap dapat menikmati karunia Allah, karena bersyukur dan tidak berubah menjadi sombong meski kekayaan mendatanginya.

Maha benar Allah dengan segala firmannya.

Dikutip dari khutbah sholat Jumat hari ini.