Tag

Ya, ini peringatan buat yg jarang bepergian dan bertemu orang asing. Kejadiannya minggu lalu, ada tetangga kedatangan saudarinya 3 orang ibu2 dari Kalimantan yg baru pulang umroh. Bisa dikata 3 saudarinya ini sangat sukses.
Nah saat tiba dan keluarga bandara Juanda, mereka di tawarkan naik taksi gelap/plat hitam, dan sopir taksi mengaku bahwa dia adalah orang tetangga kampung yang akan dituju, tentunya dia tanya dulu mau kemana. Modusnya mereka tanya dulu calon korban, nah jawaban korban ini jadi bahan untuk menjebak korban. Setelah sepakat harga lalu ketiganya naik. Dalam batin salah satu saudari tsb, berkata “kok ada orang baik banget mau mengantar ke tujuan, jadi saya ga repot seret2 koper untuk cari angkutan”. Sepanjang jalan mereka ngobrol dan diajak makan gratis di restoran. Kebetulan ketiga ibu2 ini memakai perhiasan yang mencolok, baru pulang umroh yang uangnya diperoleh dari panen udang, mereka pakai perhiasan emas yang mereka beli di Arab. Si oknum sopir taksi gelap ini kemudian menawarkan menukar perhiasan dengan emas batangan (yg ujungnya palsu-imitasi). Dan mereka tukar semuanya karena merasa sudah untung.
Dan ketika sampai di kawasan perumahan yang sepi di Sidoarjo, maka terjadilah tragedi itu. Dimana si sopir gadungan pura2 mau jemput temannya, maka satu persatu semua penumpang 3 orang ini turun di suruh menunggu. Mereka merasa di guna2, sehingga pas mereka turun, mereka nurut saja dan lupa kalau ada tas dan barang berharga yang ditaruh di bagasi.
Akhirnya mereka sadar ketika taksi palsu tersebut hilang dari pandangan.
Itu salah satu kejadian, sebelumnya pernah terjadi TKI yang pulang
dirampok dan oknum ngaku2 sekampung kemudian dibuang ke pinggir jalan dan bahkan ada yang sampai hilang nyawanya.
Ya, bandara memang salah satu tempat yang rawan, di bagasi ada tikus tukang curi barang penumpang, di luar juga banyak penjahat yang sekilas sulit dibedakan dengan orang baik2.
Tidak di situ saja, setelah sampai terminal Bungurasih pun, puluhan orang menawarkan dengan memaksa penumpang untuk memilih bis.
Beberapa tips yang mungkin berguna :
1. Pastikan sudah observasi bandara tujuan, dimana tempat parkir angkutan umum, berapa tarif yang normal.
2. Jangan mudah percaya, banyak penjahat berpura2 jadi orang baik, lebih baik tanya ke petugas berseragam/resmi.
3. Tetap tenang, jangan terpancing atau grogi dengan gertakan/bentakan kasar mereka. Tanya petugas, atau lihat keterangan di papan pengumuman mengenai tujuan bus
4. Hubungi keluarga untuk menjemput
5. Kalau tidak, beli saja karcis DAMRI di dekat pintu keluar kedatangan, atau taksi yang ada di dalam. Ini jauh lebih aman daripada mengikuti bujukan sopir taksi gelap.
6. Lapor saja ke bandara jika anda menjadi korban penipuan, mungkin rekaman CCTV bandara akan membantu identifikasi pelaku.
7. Jangan pakai perhiasan berlebihan jika menggunakan angkutan/kendraan umum.
8. Tenang, berdoa sebelum berangkat, semoga diberikan keselamatan dan ridha Allah SWT.