Kesan awal mengenai kargo Garuda adalah paling mahal seperti tiket pesawat penumpangnya. Kesan itu ternyata tidak terbukti. Justru paling murah dan paling berkualitas.
Awalnya kami agak bingung mengingat ada 5 perusahaan kargo yang kantornya sederet dengan Garuda. Pertama kami dikerumuni pegawai berseragam putih singa terbang, dengan santai dia bilang 14 ribu per kilo ke Jogja. Semakin lama semakin tidak jelas, akhirnya kami masuk ke kantor kargo Garuda. Petugas dengan ramah menanyakan kemana kami akan kirim kargo, berapa jumlahnya. Beda banget dengan di luar yang penuh dengan calo yang agresif dan perokok, di sini ruangannya ber AC dengan display produk kargo Garuda. Tidak ada kesan memaksa. Bisa kirim kecuali barang terlarang dan cairan. Tarifnya pun menakjubkan, hanya 5700 Rupiah/kg. Plus pajak sekitar 10 persen, admin 7500 dan biaya gudang 19%.
Contoh nya sbb : 7 koli paket dengan berat 110 kg, biaya dasar 627000.administrasi 7500, pajak 62700. Subtotal 697200, ongkos gudang 132000, total 829200. Atau kalau total biaya dibagi beratnya, maka rata2 7538 per kg. Atau setengah dari biaya kalau pakai kargo singa terbang. Ada juga kargo SN dengan tarif sama dengan singa terbang namun diantar sampai tujuan. Satu satunya kekurangan kargo maskapai yang saya temui adalah tidak mengantar sampai tempat tujuan. Di bandara tujuan, penerima paket dikenakan ongkos handling kalau tak salah 500 rupiah/kg. Pengambilannya mudah, datang saja ke gudang kargo, sebutkan nomor airwaybill, bawa identitas dan nomor handphone yang ditulis pengirim. So simple. Oh ya, untuk barang rawan pecah macam TV, disarankan di packing kayu. Ongkos 75 ribu sudah termasuk tukang dan bahan kayunya. Alhamdulillah semua barang terkirim dengan selamat sampai tujuan, baik Jogja maupun Bandung. Terimakasih kargo Garuda