Tag

, , ,

Minggu, 9 Nopember 2014
image

Selain ke tempat di atas, agenda Hari ini juga ke Osaka Museum of History, Bagai Botanical Garden, Natural History Museum dan cuci mata seputar Shinsaibashi Dotombori.
Semua ditempuh menggunakan Osaka Amazing Pass 2 Days seharga 3000 Yen (330 ribu) yang berlaku untuk semua rute metro subway Osaka, gratis masuk lokasi wisata dan diskon di tempat perbelanjaan selama 2 hari.
Rencana itu sebagian berhasil dan sebagian batal. Karena kurang istirahat/tidur. Jam 6 kami sholat subuh di prayer room sekalian charge hp yang habis baterai. Jam 7 kami turun lagi untuk makan pagi makanan AirAsia kemarin. Sarapan omelet, sosis, ayam panggang dan sayuran serta minum kopi panas seharga 100. Yen yang kami beli di Family Mart. Oh ya, di bandara ini ada Family Mart dan Lawson yang buka 24 jam. Anehnya minimarket 7-11 tak tampak, meski di KL, Singapura, Bangkok dan Hongkong berserak. Usai sarapan kami ke counter JR (Japan Rail-BUMN Jepang) untuk tukar pemesanan dengan kartu JR pass 1 hari seharga 2060 Yen tanggal 11 November yang bisa dipakai keliling Osaka, Kyoto, Kobe, Himeji dan Nara. Disemua kereta milik JR kecuali Shinkansen dan Limited Express non Haruka.
Setelah antri dan dapat tiket lanjut ke counter Nankai (kereta swasta nya Jepang) untuk tukar pemesanan yang sudah saya bayar online di Indonesia dengan tiket Nankai Rapit Beta seharga 1130 Yen menuju stasiun Namba. Penampakan luarnya seperti helm Gladiator. Namun dalamnya cantik dan tempat duduknya selembut  sutera. Jendelanya oval dan lebar. Setelah melalui beberapa stasiun selama 44 menit akhirnya kami tiba di stasiun Namba. Tua, canggih dan tetap terawat. Itu kesan ku terhadap stasiun ini. Terhubung dengan Namba Park hotel Nikko dan pusat perbelanjaan Takashimaya. Lautan manusia di bawah tanah seperti labirin namun tetap cantik. Kami cari information center untuk beli Osaka Amazing Pass, yaitu kartu yang memberi kita bebas masuk tempat wisata, kartu diskon dan bebas naik kereta subway tanpa batas. Harganya 3000 Yen untuk 2 Hari atau 2300 Yen untuk sehari.?????????? ?????????? ?????????? ??????????
Stasiun Namba ini agak membingungkan, namun kita bisa bertanya ke petugas maupun orang Jepang yang terkenal helpfull. Kami naik subway ke Shinsaibashi, 1 stasiun setelah Namba. Subway di sini kelihatannya sudah cukup tua, seusia MRT Hongkong barangkali. Tetapi terawat. Untuk mencapai hotel Hearton Shinsaibashi bisa lewat exit 7 naik di OPA hotel belok kanan 2x maka ketemu dengan hotel. Berhubung baru jam 11 kami belum bisa check in, kami titip bawaan ke resepsionis. Dari sini kami naik subway lagi menuju stasiun Tanimachi 4 dan masuk ke Osaka Museum of History yang tersambung dengan TV NHK. Museum yang keren ini menampilkan sejarah dan arkeologi Osaka dengan visualisasi canggih dan ditunjang audio visual yang mantap. Setelah 1,5 jam mengunjungi tempat ini kami berlanjut ke Osaka Castle Nishimaru Garden and Castle. Keren juga tempat ini lengkap dengan taman dengan pohon sakura, peach dan ginko. Harga kartu pos di sini 105 Yen hanya sayangnya tak jual prangko. Alokasi waktu di sini hampir 2 jam. Kami pulang melalui stasiun Morinomiya. Ini stasiun subway terjauh dari Osaka Castle. Jalan yang kami lalui melewati taman dan pepohonan warna warni, taman untuk konser dan air mancur dengan patung logo Osaka Castle. Kedua tempat ini sangat layak dikunjungi. Buat kolektor stempel, jangan lupa bawa buku kosong buat distempel simbol lokasi wisata ini.?????????? ?????????? ?????????? ???????????????????? ?????????? ?????????? ??????????

  • Dari dua tempat ini kami balik ke hotel untuk check in. ternyata fasilitas sangat lengkap ada TV, air purifier, pemasak air, deposit box, sandal, alat cukur dan alat mandi kualitas tinggi-body shop. kelihatannya standar Jepang meskipun bentuk kamarnya mungkin sekelas hotel bintang 3. Hujan tak kunjung henti, sampai akhirnya jam 4 sore dimana masih rintik-rintik kami jalan lagi ke Shinsaibashi Walk sejauh 100 meter dari hotel dengan menyeberang jalan raya dan departmen store Daimaru. Lautan manusia di sepanjang jalan ini, anak muda dengan dandan habis-habisan terlihat di sini bercampur dengan turis dan orang dewasa. Semua toko ramai pembeli termasuk toko yang jual topi koboi seharga 1080 Yen. Murah dengan kualitas lumayan. Sebenarnya kami ingin naik kapal kecil Tombori River Cruise, namun karena masuk angin dan tidak enak badan terpaksa balik ke hotel melalui jalan Dotonburi 2 sampai ketemu lagi dengan hotel Hearton Shinsaibashi dimana kami menginap. Kami nikmati saja fasilitas hotel yang lengkap dan nyaman ini untuk lanjutkan perjalanan esok hari.?????????????????????????????? ?????????? ??????????