Tag

, , , ,

Sabtu, 8 Nopember 2014

Perjalanan panjang hari ini akan dimulai dari jam 8.30 WIB sampai 22.30 waktu Osaka (20.30 WIB) atau 12 jam perjalanan. 7,5 jam di kapal terbang dan 3,5 di KLIA 2.

Setelah nyenyak tidur pagi pagi kami bangun dan bersiap, jam 6 kami diantar ke bandara. Sebelum berangkat saya sempat sarapan lontong cap go meh yg serupa dengan kupat sayur. Jam 6.15 kami terminal 3 untuk check in bagasi yg connect langsung ke Osaka. Meski sudah makan istri mampir lagi di lounge De Green yang terima kartu kredit BNI Platinum dan saya di lounge Monas yang terima kartu kredit Mandiri Skyz. Lumayan kenyang.
Terbang ke KL tepat jam 8.30 dan mendarat selamat jam 11.30 waktu KL. Selama perjalanan ke KL ini saya makan pesanan online AirAsia berupa nasi tomat ayam percik dan istri makan nasi briyani vegetarian. Kami juga sudah pesan sayuran makaroni dan roast chicken buat makan siang di KLIA2.
Waktu menunggu di KLIA2 kami manfaatkan untuk charge baterai handphone di luar ruang keberangkatan. Petunjuk jelas.Karena beli tiket connect kami tak perlu ambil bagasi dan melalui imigrasi. Cukup ke meja transfer lalu ke ruang tunggu melalui shopping center. Setelah itu masuk ke ruang keberangkatan. Di situ banyak charger tidak berfungsi.sarapan AK????????????????????
Pukul 15 tepat kami naik ke pesawat AirAsia X D7534. Lebih besar dari pesawat yang biasa kami naiki. Kursi cantik dan jarak antar kursi juga lebar. Take off lancar, nyaris tak terasa. Pukul 16 pembagian makan sore yang kami pesan. Kami makan ayam teriyaki dan ayam kimchi. Pukul 20 dibagikan lagi pesanan makan malam kami berupa big breakfast dan roast chicken blueberry sauce. Kami simpan dulu dan makan makaroni sayuran dan roast chicken yg batal kami makan tadi siang. Pukul 22.30 waktu Osaka (21.30 WITA) pesawat mendarat mulus di Kansai Internasional Airport (KIX). Bangunannya serupa dengan Kualanamu. Fantastis juga lokasinya di pulau buatan. Imigrasi cepat dan paspor kami ditempel stiker kedatangan yg cantik. Petugas ramah. Kecuali saat di pengambilan bagasi ada rombongan Cina Malaysia yang foto2 langsung dibentak bentak “no photo no photo!!!” oleh petugas. Memang di imigrasi dan pengambilan bagasi jelas ada rambu larangan ambil gambar. Usai ambil bagasi kami ke lantai 3 untuk sholat di prayer room. Representatif tempatnya. Jamaah laki dipisah dari jamaah perempuan. Setelah itu kami turun ke lantai 2 menuju lounge KIX untuk istirahat sekaligus duduk di kursi pijat. Ternyata tempat ini penuh. Dengan bayar 3000 Yen bisa internetan, minum sepuasnya dan duduk di kursi pijat atau sofa selama 6 jam sambil menunggu pagi. Karena tak kebagian tempat terpaksa kami tidur di ruang tunggu. Kursi empuk tanpa pemisah ini cukup nyaman untuk tidur. Khawatir ada pemeriksaan buat penginap saya tidur setengah sadar sampai pagi. Sedang istri dan kebanyakan penginap lain nyenyak sekali kulihat. Usut punya usut ternyata di Kansai boleh menginap tanpa ada pemeriksaan seperti di Changi Singapore. Info telat ini saya peroleh di wikipedia. Oh ya WI-FI disini gratis dan cepat. Cuma susah cari colokan listrik.?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ??????????