Tag

, , , , , , , ,

5.nasi goreng dan kopi

nasi goreng yang sedang dan kopi hitam yang nikmat di kopi oey

Agenda hari ini adalah siap berangkat ke Penang, Malaysia. Kami sarapan dulu di Kopitiam Oey punya Pak Bondan Winarno.

5.kopitiam oey

suasana di kopi oey

Mbak-mbak pelayannya ramah-ramah.Saya salah memberikan bukti pemesanan sarapan satu paket dengan kamar Tune Jakarta dengan nota pembayaran hotel Tan Hai Long 4, Saigon. Mbak nya tidak marah, cuma tanya kamar nomor berapa, cek nama. Approved.  Seperti warung kopi bentuknya, kursi dan meja serta perabot model kuno, ada poster iklan jaman kuno pula. Kami pesan nasi goreng yang ternyata enak dan pas di lidah, ada sentuhan rasa mentega/butter yang menggoyang lidah, kopi nya juga berasa klasik ada rasa asap seperti kopi hasil gorengan ibu-ibu di kampung. Saus tomat dan sambalnya juga khusus-belum pernah saya jumpai di pasaran. Patut dicoba. Untuk berdua kalau pesan online di Tune Hotel seharga IDR 55.000 termasuk pajak. Sambil menikmati hidangan dihibur lagu-lagu tahun 50-60 an yang enak di dengar. Kebanyakan yang makan di sini adalah tamu hotel Tune yang dari bicaranya berlogat Malaysia. Setelah makan balik ke kamar untuk packing dan jam 11 tepat kami check out sesuai jadwal dari hotel. Kami menuju ke Mangga Dua Square yang berjarak 4 km dengan taksi Blue Bird. Di mall ini kami sempat bingung mencari ekspedisi untuk kirim oleh-oleh ke saudara dan rekan-rekan. Untung ketemu satpam mall yang paham dimana kios TIKI, JNE, Pahala dll. Kami kirim ke 4 tujuan di Jawa, Bali, Kalimantan dan Jakarta sendiri di JNE totalnya 37 ribu rupiah saja untuk paket OKE. Dari JNE kami lanjut ke Carefour yang sangat besar dan lengkap di lantai dasar untuk membeli bekal perjalanan. Sempat juga beli majalah Reader Digest yang berbonus koyo penyeda nyeri Panadol-pas banget buat jalan. Dari Carefour kami lanjut ke rumah makan padang Sari Bundo. Inilah nasi padang paling enak yang pernah kurasakan di Jakarta. Harga sedikit lebih mahal, tapi rasanya paten. Puas makan dan minum, kami lanjutkan perjalanan ke bandara dengan taksi Blue Bird. Sangat banyak dan mudah mendapatkan taksi di mall ini. Oh ya, mall ini sudah agak tua, ada beberapa ruko kosong, tapi keramaiannya masih terasa, banyak ruko yang jadi alamat toko online usaha kecil menengah (UMKM). Bagus.

5.sate ayam

sate ayam dengan lontong di air asia

Kami langsung menuju terminal 3 bandara Soekarno Hatta, dan check in di counter Air Asia. Kami tunggu di ruang tunggu biasa yang kursinya empuk dan nyaman. Pukul 17.35 masuk ke ruang tunggu imigrasi. Tampak nya ada keterlambatan Air Asia yang ke Singapura, sehingga yang ke Penang pun baru pukul 19.00 masuk pesawat. Penumpang sangat sedikit bertampang Melayu. Kebanyakan Chinese dan bule. Kalau ke Singapura kebanyakan pakai kemeja formal (orang kantoran), sedangkan yang ke Penang orang tua/manula yang mau berobat. Tak banyak wisatawan dan TKW yang berangkat sore ini. Berhubung tidak pesan kursi, kami diacak tempat duduk, masih untung istri dapat tempat duduk di depan, jadi saya masih bisa colek istri.hehe. Di sini saya makan sate ayam dan istri makan nasi lemak Pak Nasser yang sudah kami pesan sebelumnya.

5.nasi lemak

nasi lemak

Tepat pukul 22.30 pesawat mendarat di Penang. Bandara nya sudah kuno dan sedang direnovasi. Di imigrasi kami dilayani dengan cepat dan ramah. Ada counter jawatan pelancongan yang mengadakan upacara penyambutan selamat datang. Serius sekali Malaysia menggarap wisata ini. Di dekatnya ada mesin ATM Maybank dan Ar Rajhi. Berhubung sudah sangat malam dan bus kota sudah tidak lewat, kami ke counter taxi. Biaya dari bandara ke hotel Tune di jalan Burmah Georgetown MYR 44 (IDR 135 ribu). Kondisi taksi sudah tua, tapi terawat. Dan sepanjang jalan sopir India ini memutar lagu Amy Search yang dulu popular di Indonesia, lengkap dengan lagu antara Jakarta dan Penang. Kami yang masih hafal syairnya tak sadar ikut-ikutan bersenandung. Ha ha ha enjoyed. Brosur wisata di Penang sangat bagus, tersedia  gratis di bandara dan hotel. Pukul 23.30 kami tiba di Hotel Tune Penang. Di bagian depan gedung hotel ada restoran Italia Segafredo Zanetti dan minimarket 7 Eleven. Resepsionis/tempat check in di lantai 2 yang luas ada internet gratis yang dibatasi 30 menit/tamu/kamar. Setelah memasukkan bawaan ke kamar di lantai 8,

5.koridor tune penang

lorong tune downtown penang

5.kamar827 tune penang

kamar no 827 tune penang

kami turun ke minimarket beli minuman dan es krim Milo yang nikmat, dan langsung ke nasi kandar AlHass untuk makan malam. Seporsi nasi ayam, sayur kubis dan kuah kari plus tea tarik saya bayar MYR 6.

5.nasi kandar alhass

nasi kandar yang enak sekali

Cukup murah untuk makanan yang lezat ini (dan di akhir perjalanan saya menyadari bahwa ini makanan di sini paling enak selama perjalanan di Penang). Selesai makan sudah jam 12 malam lewat, namun di perjalanan antara Al Hass ke hotel Tune kami melewati restoran Chinese (non halal) yang dipenuhi muda-mudi berwajah oriental. Kota yang hidup.

5

biaya hari pertama di penang