Tag

, , , , , , , , , , , , ,

Setelah sekian lama tertunda, Alhamdulillah akhirnya Family Day/Gathering 2011 akhirnya bisa terealisir pada Jumat-Minggu 1-3 Juni 2012 setelah dipersiapkan selama 3 bulan dan mendapat persetujuan dari top manajemen di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, family day kali ini dan untuk pertama kalinya diadakan di luar Pulau Kalimantan, tepatnya di Kota Batu Malang, Jawa Timur. Cerita perjalanan secara umum sebagai berikut :

Hari Pertama

Jumat, 1 Juni 2012

Perjalanan diawali dengan keberangkatan semua peserta dari rumah masing-masing dengan menggunakan mobil jemputan panitia menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalimantan Selatan sekitar 2 jam sebelum keberangkatan. Setiba di bandara sudah siap petugas rekanan tour yang membawa boarding pass peserta dan siap mengumpulkan bagasi semua peserta. Karena ini perjalanan group, maka saat masuk ke terminal keberangkatan tidak perlu menunjukkan KTP/kartu identitas. Dan bagasi dihitung berdasar rombongan, misalnya jumlah rombongan 150 orang dan tiap orang jatah 20 kg maka totalnya 3 ton bagasi, bisa subsidi silang, Kekurangannya ada di harga yang lebih mahal, karena kita beli kursi terlebih dahulu supaya tidak dipakai orang/rombongan lain, dan tentu pesannya harus jauh hari minimal seminggu. Di proses pertama ini sempat ada masalah di beberapa orang yang tidak mendapat boarding pass. Syukur Alhamdulillah saya membawa laptop kantor yang ada korespondensi dengan ticketing tour dan ada lampiran tiket beserta kode booking, sehingga tidak perlu banyak buang waktu saya tuliskan nama peserta Famday dan kode booking ke rekanan tour, dan rekanan tour ke counter check in dan kembali sudah membawa boarding pass. Perjalanan kali ini terbagi menjadi 2 kelompok penerbangan (kloter), kloter pertama menggunakan pesawat Lion Air yang berangkat pukul 09.00 WITA, dan kloter kedua menggunakan pesawat Garuda Citilink yang berangkat pukul 09.45 WITA. Total peserta yang berangkat dalam Family Day kali ini 153 orang.

Perjalanan ke Surabaya ini saya naik Lion Air Boeing 737-900 ER yang sangat baru-info dari  pramugarinya, pesawat belum sebulan terbang, dimana di atap kabin berubah-ubah warna nya, dan tempat penyimpanan bagasinya ergonomis, membuat kabin terasa lega. Demikian juga Garuda Citilink yang menggunakan armada baru Airbus 320. Perjalanan ditempuh dalam waktu 1 jam 10 menit, sehingga pada pukul 09.10 WIB kami tiba di Bandara Juanda Surabaya. Setiba di Juanda kami dijemput orang tour yang membawa papan nama perusahaan, kebetulan saya yang bawa kumpulan tag bagasi, saya serahkan ke mereka untuk uruskan bagasi. Kami tak perlu repot mengurus bagasi dan langsung menuju halaman depan bandara. Kami menunggu kloter berikutnya sekitar 45 menit, dan habiskan waktu dengan ngobrol, kenalan dengan antar keluarga karyawan, baca-baca dan belanja Minutes Pulpy di Alfamart bandara untuk bekal perjalanan peserta. Pada pukul 10.30 WIB tepat kami sudah terkumpul semua dan masuk ke 4 bus yang sudah kami susun penumpangnya dan sudah ada pemandu beserta asistennya.

Perjalanan pertama kami-naik 4 bus besar masuk ke jalan layang yang menuju Jalan Tol Sidoarjo 2 dengan dikawal forerider dan di belakang diikuti mobil medis, sepanjang jalan kami lihat bangunan-bangunan tinggi dan Masjid Al Akbar dari kejauhan. Jalan layang tersebut bisa menjadi tanda batas dua wilayah dimana sebelah kiri Kabupaten Sidoarjo, sebelah kanan Kota Surabaya. Di tahap ini pemandu membagikan kotak snack yang berisi kue lapis surabaya dan pizza mini, air mineral Aqua, Minutes Pulpy, koran nasional yang berasal dari Surabaya – Jawa Pos, dan uang bekal perjalanan dan wahanan BNS yang sudah lengkap dengan buku panduan. Perjalanan menuju Malang yang berjarak 90 KM dari Surabaya bisa ditempuh sekitar 2,5-3 jam pada siang hari. Di kanan kiri jalan terlihat pabrik-pabrik dan persawahan. Daerah ini merupakan salah satu kawasan industri yang ada di Jawa Timur. Kami juga sempat melewati kawasan Lumpur Sidoarjo di Porong yang sebenarnya tidak kami rencanakan, karena ada kemacetan di jalan arteri akhirnya kami melalui jalan ini yang kebetulan agak sepi. Sekitar 1,5 jam kemudian kami sampai di daerah dekat Kebun Raya Purwodadi dimana rombongan makan siang di rumah makan padang Sederhana dan melaksanakan sholat Dhuhur di musholanya. Salah satu bus rombongan berhenti di Masjid Cheng Ho Pandaan untuk sholat Jumat. Di rumah makan padang Sederhana ini terdapat tempat bermain (playground) anak-anak yang cukup memadai. Menu lengkap disajikan secara prasmanan.

Pukul 13.30 WIB kami lanjutkan perjalanan ke Kota Malang dengan melalui Kebun Raya Purwodadi, Taman Safari Prigen Pasuruan, kawasan industri air mineral (Aqua, Club dll), Hotel zaman kolonial-Niagara di Lawang, dan akhirnya kami sampai di Kota Malang pada pukul 14.30 WIB. Kami sempat keliling kota (sighseeing) Malang, menyaksikan beraneka bangunan kuno, toko es krim dan kue Oen, alun-alun kota Malang, perumahan elit zaman kolonial di Jalan Kawi dan Ijen, mall MATOS, Unibraw dan IKIP Malang sebelum akhirnya ke hotel Aria Gajayana yang berada di kawasan stadion Gajayana.

Tiba di hotel pukul 15.15 WIB kami disambut dengan welcome drink berupa jus buah segar dan handuk hangat, kemudian oleh pemandu kami dibagikan kartu yang dengan cara di tempel ke pintu berfungsi sebagai kunci hotel. Proses lancar karena sudah dikelompokkan berdasar rombongan bus. Tas bagasi sudah masuk ke kamar masing-masing seperti yang kami rencananakan. Setelah itu acara bebas sampai pukul 18.30 dimana acara gala dinner akan dimulai.

Di sela persiapan gala dinner, saya mendapat telpon dari salah satu peserta yang mengabarkan bahwa bapak mertuanya meninggal. Dan saat itu pula beliau sekeluarga (bertiga dengan anak dan istri) balik ke Banjarmasin malam itu juga menggunakan mobil yang disewa panitia.

Kostum gala dinner adalah kaos polo warna hijau. Persiapan gala dinner dimulai sejak pukul 17.30 WIB dengan diskusi dengan EO, dan pada pukul 18.30 tepat acara dimulai dengan pembagian goodie bag berupa boneka untuk anak perempuan dan mobil2an untuk anak laki2 serta pengambilan kupon doorprize yang menggunakan sistem nomor undian, sehingga tiap peserta (karyawan) mendapat nomor yang berbeda. Kunci jawaban hadiah saya buat, dan ditanda tangani empat orang panitia sesaat sebelum acara dimulai. Pengundian ini kami buat seadil mungkin dalam artian  tidak ada kesempatan buat panitia untuk memilih hadiah, dengan rentang hadiah terbesar dan terkecil tidak terlalu jauh. Hadiah terbesar 3 Apple IPAD 16GB, berikutnya 3 Samsung Galaxy Tab2 7’, 1 Soner ARCs, 4 Samsung Galaxy W, 2 Nokia Lumia, 5 Blackberry 9220 Davis, 2 Soner XPERIA, 7 voucher Hypermart Rp 1 juta dan terkecil 33 voucher Hypermart Rp 500 ribu. Totalnya ada 60 hadiah untuk semua staf yang hadir maupun tidak hadir karena tugas.

Setelah pengambilan goodie bag dan kupon doorprize acara dilanjutkan dengan doa dan makan bersama selama 45 menit, dan saat itu pula anak-anak dan peserta dihibur dengan kedatangan 2 badut karakter Barneys.foto bareng Barneys Setelah acara makan, acara berikutnya sambutan dari saya selaku ketua panitia, dan sambutan manajer dari kedua site. Selesai sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan pertunjukan sulap yang sangat menghibur, semua peserta tertuju perhatiannya ke acara ini. Pesulap dalam atraksinya melibatkan anak-anak dan karyawan, diselingi dengan keisengan serta trik pesulap yang membuat semua peserta terhibur. Setelah satu jam dihibur pesulap, kami lanjutkan sesi foto bersama yang diawali foto Bapak2 peserta dan dilanjutkan ibu2 yang menyusul ke panggung. Acara cukup heboh dengan dimeriahkan semprotan kanon confeti yang menambah semarak sesi foto bersama inigala dinner. Selesai foto-foto, kami lanjut ke acara pengumuman pemenang doorprize yang ternyata hadiahnya gadget banyak diperoleh rekan-rekan yang bekerja di area pelabuhan. Saya sendiri Alhamdulillah mendapatkan hadiah terkecil berupa voucher Hypermart Rp 500 ribu. Tak apalah, yang penting semua peserta terhibur dan semua mendapat hadiah. Pukul 21.45 WIB acara selesai dan  peserta yang ingin melanjutkan hiburan electone diberi kesempatan untuk menyanyi. Karena sudah mengantuk dan persiapan acara besok hari, ketika ditawarkan menyanyi, tidak ada yang mau maju ke depan, dan semua peserta berangsur-angsur balik ke kamar masing2, sehingga penyanyi hanya  menyanyikan satu lagu Koes Plus ”kapan-kapan kita berjumpa lagi……..” 🙂 .

Acara hari pertama yang sukses, dan semoga demikian juga di hari berikutnya.

Catatan khusus acara gala dinner : Biaya acara gala dinner terhitung sangat murah (1/6 dari nilai doorprize) dan kualitas acara lebih baik jika dibandingkan acara sejenis di Banjarmasin. Mungkin karena kompetisi EO di sini lebih ketat.

 

Hari Kedua

Sabtu, 2 Juni 2012

Acara hari kedua dimulai dengan acara makan pagi di restoran hotel, yaitu restoran Panderman, menu makanan cukup lengkap, sesuai standar hotel bintang 4. Terlihat peserta menikmati semua menu yang dihidangkan. Hidangan spesial hari ini adalah Soto Madura yang lengkap dengan tahu tempe khas Malang. Acara makan ini berlangsung antara pukul 06.00-07.30 WIB, dimana para peserta juga sempat foto-foto di halaman restoran dengan latar belakang pemandangan Kota Malang dan Gunung Pandermanpemandangan. Kostum hari ke dua ini kaos polo warna oranye. Setelah acara makan dan foto-foto, kami turun ke lantai dasar menuju bus masing2 dan tepat pukul 08.00 WIB setelah dipastikan lengkap, bus bergerak meninggalkan hotel menuju ke target pertama yaitu perkebunan apel milik Koperasi Tani Makmur Abadi (KTMA) di Desa Tulungrejo, Batu Malang. Di sepanjang jalan pemandu wisata menjelaskan tempat2 yang kami lewati, sejarah dan informasi seputar Kota Batu.

Sejam kemudian kami sampai di parkiran bus dan diantar ke kebun apel menggunakan angkutan desa semacam angkot namun lebih panjang yang bisa muat 10-12 penumpang. Ternyata lokasi kebun apel yang kami datangi berbeda dengan waktu survey, dengan kondisi lebih datar, pohon lebih besar dan rapat, buahnya masih banyak. Sekitar sejam kami makan buah apel sepuasnya, menimbang/membeli buah apel untuk oleh2, dan makan rujak apel dengan sambal manis yang sudah disiapkan EO. Tawa riang peserta terdengar di penjuru kebun apel. Udara yang sejuk baik di Malang apalagi di Batu dan cuaca yang cerah menambah kenyamanan acara. Setelah sejam di kebun apel, rombongan awal balik ke tempat bus parkir dengan naik angkutan yang telah di sediakan. Di parkiran telah menyambut 4 orang penjual bakso malang, penjual kaos/souvenir, penjual tanaman beserta benih/bibit buah-buahan, sayuran dan bunga. Bakso komplit (ada baksonya 4 butir, pangsit, bakso goreng, tahu) yang seporsi Rp 8.000,- terasa sangat nikmat karena rasanya memang mantap. Sedangkan benih buah, sayuran dan bunga dijual rentengan seharga Rp 15.000,- untuk 10 jenis benih, setelah sebelumnya ditawarkan dengan harga pembukaan Rp 30.000,-. Meski ditawar sampai separuh harga, penjualnya tidak marah. 🙂

Setelah semua peserta kumpul dan balik ke bus, pukul 10.15 WIB perjalanan kami lanjutkan ke toko oleh2 Brawijaya di Kota Batu. Di sini terlihat semua peserta membelanjakan uang bekal perjalanan, meski sebenarnya sudah disiapkan panitia satu kotak oleh2 untuk semua karyawan, baik yang hadir maupun yang absen karena tugas kantor. Harga di sini relatif lebih mahal daripada di kebun apel dan pasar malam BNS, namun punya kelebihan yaitu tempat parkir yang super luas yang bisa menampung puluhan bus. Di toko ini lengkap menjual makanan/snack, kaos dan pernik souvenir. Di sini kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam dan pada pukul 11.45 WIB kami lanjutkan perjalanan ke Jatim Park 2 (JP2).

Kami sampai di Jatim Park 2 pada pukul 12.00 WIB, acara pertama kami adalah foto bersama di depan museum satwa, dilanjutkan bagi-bagi gelang masuk wahana dan makan siang di Jungle Resto, Jatim Park 2. Makan siang di sini dilakukan secara prasmanan dengan menu lengkap dan seimbang. Kebetulan pada jam tersebut ada pertunjukan berupa atraksi kondisi di hutan, muncul suara satwa, asap dan boneka satwa yang bergerak-gerak atraktifinterior jungle. Selesai makan kami beranjak ke toko oleh-oleh dan lanjut ke lobby hotel Pohon Inn yang kelihatannya menarik untuk tempat menginap jika suatu saat berwisata ke tempat ini lagi. Harga souvenir di sini cukup terjangkau, misalnya stiker bertema wahana dan satwa dijual Rp 10.000,- untuk 4 stiker yang cukup bagus desain dan cetakannya, kaos ber kerah ukuran XL seharga Rp 85.000,-. Setelah itu kami menuju ke mushola didepannya yang bersih dan nyaman untuk sholat jamak Dhuhur Ashar. Di sini panitia juga berkoordinasi untuk pembagian kartu makan ke semua peserta di BNS nanti malam. Setelah sholat, kami masuk ke wahana Batu Secret Zoo, berupa kebun binatang yang sangat lengkap, informatif dan edukatif, penjelasan mengenai satwa terpampang di depan kandang. Satwa di sini kelihatan sejahtera, terlihat gemuk2 namun tetap lincahharimau sumatrakanguru. Kecuali ular yang tidur melulu karena kekenyangan. Ada lagi Savannah, yaitu wahana yang menampilkan kehidupan alam liar Afrika, lengkap dengan satwa dan replika penduduk asli Afrika. Setelah Savannah, ada Fantasy Land yaitu tempat bermain, baik untuk anak anak maupun orang dewasa. Hebatnya di sini semuanya gratis tanpa bayar, karena semuanya sudah terbayar dengan adanya tiket terusan seharga Rp 75.000,- untuk masuk Batu Secret Zoo dan Museum Satwa. Kecuali untuk bermain ATVserunya main ATV.Puas bermain kami lanjutkan jalan ke River Adventure, disini kami naik perahu Nabi Nuh dan dapat penjelasan mengenai hewan yang yang ada di sekeliling, dan kami kemudian dibawa masuk ke terowongan yang berisi boneka kehidupan masyarakat Arab di waktu lampau. Kami yang tak sempat menikmati semua wahana Batu Secret Zoo menghabiskan waktu 2,5 jam dari pukul 12.45-15.15 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan ke Museum Satwa sedang berposeyang menampilkan diorama kehidupan binatang di seluruh dunia lengkap dengan satwa yang meski sudah diawetkan tetapi seolah-olah masih hidupdiorama, pada saat di tengah museum kami juga dihibur dengan pertunjukan yang menggunakan perangkat canggih untuk menggugah kepedulian pada kelestarian bumi. Tepat pukul 16.00 WIB kami semua sudah berkumpul di bus dan siap-siap berangkat ke Batu Night Spectaculer (BNS).

Keberangkatan kami yang lebih awal ternyata memberi keuntungan pada dekatnya tempat parkir bus dengan pintu masuk BNS, karena informasi pemandu wisata jika kami datang pukul 17.00 WIB hampir dipastikan tidak akan dapat tempat parkir sedekat ini, bisa-bisa harus jalan kaki ratusan meter dari tempat parkir bus (menumpang di halaman sekolah) ke pintu masuk BNS, berhubung acara di akhir pekan dan sudah mulai libur kelulusan sekolah. Kami masuk ke BNS dengan tiket masuk seharga Rp 12.500,- di akhir pekan, yang sudah diurus EO. Sebelum masuk kami foto2 dulu di halaman depan BNSBNS. Untuk menikmati wahana yang spektakuler kami harus bayar lagi, seperti contoh wahana film 4D Rp 12.000,-, sepeda udara Rp 10.000,-, go kart Rp 30.000,-, sepeda gila Rp 10.000,-. Saya juga sempat menyaksikan teman2 peserta Famday yang mencoba adu balap go kart, yang secara profesional di atur oleh pengelola wahana seperti lomba balap betulan, ada pengenalan peserta, komentator selayaknya pada balap F1, dan pencatatan posisi dan waktu finish. Mengenai sepeda udara, pengunjung bisa menikmati hijaunya sawah dan pegunungan serta melihat para pengunjung yang sedang menikmati wahana yang tersedia. Ketika matahari mulai tenggelam, kami mulai bergegas ke food court, sebelum masuk kami melalui Night Market (pasar malam) yang menjual aneka souvenir BNS dan aneka ciri khas kota Batu. Harga di sini relatif lebih murah dibandingkan di toko oleh-oleh, contoh kaos dewasa ukuran medium mulai Rp 35.000,- per potong, kaos anak2 Rp 20.000,- per potong. Setelah puas belanja souvenir, saya langsung menuju ke food court, cari tempat duduk yang paling depan agar dekat dengan air mancur menari, teman-teman peserta lainnya ikut menguasai meja2 terdepandinner @ BNS. Tips makan di BNS ini Pertama, cari tempat duduk yang nyaman, kedua pesan makanan dan sebutkan nomor meja tempat kita duduk, ketiga tunggu pesanan datang. Cukup dengan menunjukkan kartu, maka saldo akan terpotong, makanan yang tersedia cukup bervariasi dan lezat. Tepat pukul 19.00 WIB pertunjukan dimulai dengan pendahuluan dan pemutaran video di layar di atap bangunan food court, kemudian dilanjutkan lagu2 yang diiringi tarian air mancur yang diatur mengikuti alunan lagu. Ada 2 lagu, dan pertunjukan cukup memukau. Kelelahan jalan-jalan di JP2 terobati dengan kepuasan menikmati spektakulernya wahana BNS. Akhirnya pukul 19.30 WIB kami balik ke bus dan melanjutkan perjalanan kembali ke hotel.

Pukul 21.00 WIB kami tiba di hotel, mempacking bagasi dan mulai mengumpulkan bagasi terutama yang berisi oleh2/makanan ke area panitia&EO di lobby. Proses pengumpulan bagasi ini cukup lama dan pukul 02.00 WIB dinihari, EO baru bisa kembali ke kamar untuk istirahat. Acara di hari kedua ini semua peserta kelihatan gembira, melebihi kegembiraan hari pertama.

Hari Ketiga

Minggu, 3 Juni 2012

Hari ini adalah hari terakhir dari rangkaian acara Famday, pagi-pagi semua peserta dengan wajah ceria mengumpulkan bagasi yang sudah dibuka mulai pukul 05.30 WIB. Tugas EO yang lembur sampai pukul 02.00 WIB dinihari, pagi itu digantikan oleh panitia. Setelah EO datang pada pukul 06.30 WIB kami bisa jalan-jalan menikmati pasar minggu pagi di kawasan sekeliling Stadion Brawijaya. Cukup lengkap barang yang dijual para pedagang di pasar ini, ada 300 lebih stan yang menjual makanan, minuman, pakaian, kaos souvenir, majalah, koran sampai dengan benda koleksi seperti prangko dan uang kunosuasana pasar minggu. Benar-benar meriah dan terorganisir karena memang ini menjadi agenda wisata Kota Malang seiring dengan adanya car free day di jalan tersebut,kemudian di Jalan Ijen ada kegiatan senam pagi dan anak-anak yang bermain sepatu rodaanak anak bermain sepatu roda. Selain mengunjungi pasar minggu pagi, banyak juga peserta yang menikmati fasilitas hotel seperti restoran, kolam renang dan tentunya kamar hotel sambil menunggu pukul 09.00 WIB dimana kami akan melanjutkan perjalanan ke Sidoarjo dan Surabaya. Sebelum naik bus di parkiran telah sigap pedagang souvenir, kaos, mainan dan tukang foto yang mengambil gambar kami sehari sebelumnya menawarkan barang dagangannya. Lumayan, kami bisa beli foto 3 lembar yang cukup dibayar Rp 10.000,-.Oleh2 foto yang cukup memadai, sebelum mendapat foto yang lebih bagus dari EO.

Pukul 09.00 WIB tepat bus beranjak dari parkiran hotel, melanjutkan perjalanan ke Sidoarjo. Jalanan cukup lengang, sebaliknya dari ruas yang ke arah Malang lalu lintas cukup padat merayap. Sekitar pukul 11.00 WIB kami tiba di kota Sidoarjo, menggunakan jalan arteri-jalan yang berbeda dengan waktu berangkat. Kami habiskan waktu menuju pukul 12.00 WIB dengan berbelanja oleh-oleh khas Sidoarjo yang identik dengan bahan baku hasil laut dan tambak, berbeda dengan Batu/Malang yang ciri khasnya berbahan baku buah dan sayur. Setelah puas belanja di toko oleh2, kami lanjutkan lagi perjalanan di rumah makan Handayani Sidoarjo. Makanan disajikan prasmanan dengan lauk ayam bumbu rujak, kakap asam manis dan es ketan hitam. Enak makan siang ini. Di sini kami juga sempat menjamak sholat Dhuhur dan Ashar di mushola rumah makan yang cukup representatif. Dan sekitar pukul 13.30 kami beranjak menuju ke bus untuk selanjutnya berangkat menuju Bandara Juanda. Pukul 14.00 tepat kami tiba di bandara dan disambut bagian ticketing EO yang sudah siap dengan segepok boarding pass Lion Air untuk peserta Famday, selang 30 menit kemudian datang boarding pass Garuda Cililink. Pembagian berlangsung tertib. Sempat kurang boarding pass, namun segera ditangani secara profesional oleh ticketing EO. Alhamdulillah pukul 15.00 WIB semua peserta sudah mendapat boarding pass dan menuju ruang tunggu. Ada sedikit keterlambatan, sehingga sedianya Lion Air masuk ruang keberangkatan pukul 15.30 WIB, mundur ke pukul 16.00 WIB bersamaan dengan Garuda Citilink. Bedanya Lion Air masuk ruang tunggu 4, Garuda Citilink di ruang tunggu 8. Beberapa orang rekan yang berangkat ke kota lain berangkat tidak bersamaan dengan kami. Yang berangkat ke Jogja pukul 13.30 WIB berangkat terlebih dahulu ke Surabaya menggunakan mobil panitia pada pukul 08.00 WIB, demikian juga yang ke Jakarta, Balikpapan dan Manado. Sekitar pukul 16.30 WIB kedua pesawat berangkat dari Surabaya hampir bersamaan dan tiba di Banjarmasin juga hampir bersamaan.

Kami tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pada pukul 18.35 WITA untuk Lion Air dan pukul 18.50 WITA untuk Garuda Citilink. Proses pengambilan bagasi dibantu oleh rekanan EO, sehingga kami menunggu barang bagasi kami diangkut keluar oleh porter yang disewa rekanan EO. Sekitar pukul 20.00 WITA peserta yang tinggal di Banjarbaru dan Banjarmasin sudah tiba di rumah masing2. Alhamdulillah, semua acara berjalan mulus, nyaris tanpa gangguan yang berarti. Mungkin ini berkah dengan adanya pengumpulan sedekah untuk fakir miskin di Batu Malang dan Surabaya sebelum memulai perjalanan. Dan Insya Allah ini adalah pengalaman yang menyenangkan dan menambah semangat karyawan dalam mencapai target perusahaan ke depan. Amin.

Secara umum acara sangat sukses dengan parameter :

  1. Koordinasi antara panitia dengan EO baik dan lancar, apa yang diminta panitia nyaris semuanya dipersiapkan oleh EO dengan baik. Termasuk spanduk selamat datang di bandara, hotel, rumah makan, semua wahana dan di gala dinner.
  2. Komunikasi antara panitia dengan peserta lancar. Komunikasi menggunakan SMS-call center dan email ke semua peserta sejak seminggu sebelum acara, saat persiapan keberangkatan, saat menuju lokasi acara, informasi saat di lokasi, hingga saat kepulangan. Buku panduan yang disusun saat survey lokasi dan pencarian di internet dapat membantu peserta mendapat gambaran lokasi, tips dan peraturan perjalanan.
  3. Tidak ada delay pesawat, tidak ada kehilangan bagasi, tidak ada yang tersesat di lokasi wisata, semua mendapat pelayanan akomodasi dan transportasi dengan baik. Termasuk tersedianya pelayanan medis dan transportasi untuk peserta yang memerlukan dalam kondisi darurat.
  4. Peserta kooperatif terhadap semua peraturan yang telah dibuat sehingga menunjang kelancaran acara.
  5. Panitia bahu membahu bekerjasama mensukseskan acara.
  6. Tidak ada keluhan dari manajer, manajemen dan peserta setelah acara selesai. Kecuali masalah durasi liburan yang menurut karyawan dirasa terlalu singkat.

Saran :

Jika ternyata acara ini memberi dampak positif, berupa meningkatnya produktivitas karyawan dengan dicerminkan pencapaian target produksi, alangkah baiknya diadakan acara serupa di masa yang akan datang di tempat yang berbeda yang mempunyai fasilitas akomodasi dan transportasinya memadai.

Brosur : Brosur_BNS, Hotel Pohon JP2, Jatim Park 2, Brosur_Aria Gajayana, Brosur_Handayani, Rate_RM.Agis Surabaya_RM.Handayani_Jatim Park2