Tag

, , , , ,

Kamis, 22 September 2011

Hari ini kami jadwal kembali ke Bangkok, untuk transit sebelum balik ke Indonesia. Sarapan pagi ini melimpah seperti kemarin, mulai nasi goreng telor mata sapi, roti panggang dengan selainya, sosis goreng, buah potong, teh hangat dan air putih. Enak dan memuaskan.

Setelah makan saya lanjutkan check in pesawat Malaysia Airlines KL-Jakarta, disini saya bisa memilih tempat duduk dekat gang di baris 8. lumayan memudahkan akses ke kamar kecil dan cepat keluar dari pesawat saat tiba di jakarta nanti. Cetak file di sini gratis. Alhamdulillah.

Tepat jam 10 pagi kami dijemput untuk diantarkan ke Bandara Phuket. Cukup jauh, 40 km. Kami sempat ditawari untuk mampir di toko oleh-oleh di kota Phuket. Kami menolaknya berhubung mepetnya waktu dan melihat barang spesial yang dijualnya adalah aneka produk daging babi. Yang halal saja banyak kenapa cari yang haram ?

Mencari makanan halal di Thailand, utamanya di kota besar seperti Bangkok dan Phuket tidak terlalu susah. Apalagi di sepanjang jalan menuju bandara Phuket terdapat banyak komunitas muslim terutama di Thalang, yang ditandai dengan tulisan halal di warung, dan di depan rumah tanpa tempat sesajen/pemujaan seperti umumnya penduduk yang beragama Budha. Kondisi ekonominya kelihatan baik, dengan melihat kondisi rumah dan kendaraan yang diparkir.

Kalau masih kesulitan juga bisa dicari di super/hypermarket semacam Carefour, Big C dan Top Market. Saya rasa makanan hasil olahan pabrik yang berlabel halal cukup berimbang dengan yang tidak ada label halalnya.

Jam 10.50 tepat kami tiba di bandara, counter check in sudah buka. Kebetulan saya sudah check in online seminggu sebelumnya sehingga pada kesempatan ini hanya menaruh bagasi saja. Kali ini timbangan bagasi naik menjadi 19 kg, berarti ada penambahan 2 kg beli oleh-oleh dari Phuket. He3x. Kami mendapati tangga belalai gajah ke pesawat tulisannya Bukaka, ini produk Indonesia. Bangganya

Phuket Airport

Jam 12.50 tepat pesawat berangkat, dan di pesawat kami disuguhi makan siang berupa ayam basil dengan nasi jasmine, sedangkan istri disuguhi chicken rice. Plus minuman air putih. Sesuai pesanan kami sebelumnya. Enak dan halal. Air Asia menjamin semua makanan hangat nya bersertifikat halal.

chicken rice Airasia

Kami tiba di Bangkok tepat jam 2 siang. Agak lama kami menunggu bagasi untuk selanjutnya naik Citylink ke Phaya Thai lanjut ke BTS Nana. Pas di PhayaThai hujan lebat mengguyur Bangkok sampai kami tiba di BTS Nana pun hujan masih mengguyur. Untung nya hotel Citadines Sukhumvit 8 menyediakan antar jemput tuk-tuk di mulut jalan Sukhumvit 8 menuju hotel.

Hotel yang mantap. Kami sempat terkejut melihat bentuk kamar yang menarik. Kalau membaca profil nya Citadines ini mereka menyasar ke eksekutif perusahaan yang tinggal dalam waktu yang lama, biar serasa di rumah.

Di kamar lagi-lagi ada hiasan handuk berbentuk angsa dengan taburan bunga mawar yang membentuk simbol hati. Di sini juga ada rangkaian bunga mawar segar. Luar biasa. Belum lagi ada perlengkapan masak yang lengkap (kompor induksi listrik,microwave, pemanggang roti, panci, alat makan dll),kulkas, setrika listrik dan meja setrika, TV flat 32 inchi, DVD player, sofa. Hilang rasanya lelah perjalanan hari ini melihat cantiknya isi kamar.

dapurmeja kerja

Karena itu kami memutuskan untuk belanja bahan makanan di Tops Market MBK yang bisa kami jangkau dengan tuk tuk hotel ke BTS Nana, dari BTS Nana dilanjutkan ke BTS Siam, disana melalui jembatan penyeberangan sampailah di MBK. Oh ya, menginap di Citadines harga dasarnya THB 1600 (Rp 480 ribu), plus pajak dan lain lain menjadi THB 1798 (hampir Rp 540 ribu) tidak termasuk sarapan. Tapi kalau melihat kondisi dan kelengkapan kamarnya cukup setimpal.

Setelah 2 jam di MBK, jam 8 malam kami balik ke hotel untuk membuat Tom Yam yang bumbu nya sudah

meja tulis

kami beli di pasar Chatuchak hari Minggu lalu dan aneka makanan laut (udang, kerang, cumi) yang kami beli di MBK. Saya kebagian menyiapkan buah potong dengan yoghurt strawbery, dan menghangatkan nasi pandan masak teriyaki ke dalam microwave. Nikmat sekali makan malam ini.

Setelah makan kami sholat, melihat-lihat channel TV yang ada 63 channel terutama negara-negara Eropa, Arab, Jepang, Korea, Cina, India

meja juga

dan Singapura.Indonesia Cuma kebagian translate Bahasa Indonesia channel film Fox by Skynindo.

pojok wastafel dan kamar mandi

ada handuk angsa

Kemudian tidur.